<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036</id><updated>2011-04-22T05:05:27.430+01:00</updated><title type='text'>State of My Mind</title><subtitle type='html'>IQ + EQ + SQ + ZMP = TQ'</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-8243097587953344487</id><published>2008-01-03T05:12:00.000Z</published><updated>2008-01-03T07:18:34.649Z</updated><title type='text'>The Pyramid of Excellence</title><content type='html'>Suatu individu dilahirkan selalu pada titik nol atau permulaan dalam segi kecerdasan hati. Mungkin saja mayoritas dari orang dewasa masih berkutat pada titik ini, atau dengan kata lain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Id-ridden Heart&lt;/span&gt; atau secara harfiah bisa dikatakan hati yang ditunggangi hawa napsu. Kinerja individu-individu tersebut banyak dipengaruhi oleh hawa napsu mereka, baik itu dalam memperebutkan strata sosial, harta, ataupun lawan jenis. Lawan dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Id-ridden Heart&lt;/span&gt; adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Conscienced Mind&lt;/span&gt;, dengan kata lain pikiran yang bernurani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia teramat sangat disibukkan oleh dunia ini, sehingga mereka selalu terlupa untuk bertanya pada dirinya masing-masing, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Who am I?&lt;/span&gt;" dan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Why am I here?&lt;/span&gt;", karena ini sebenarnya adalah proses peralihan atau peningkatan level dari level 0 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Id-ridden Heart&lt;/span&gt;) menuju Level 1 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Conscienced Mind&lt;/span&gt;). Ketika proses ini sudah berjalan, jangan pernah dibiarkan berhenti sebelum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Id&lt;/span&gt; kembali menguasai hati, terapkan terus proses ini dengan cara merenung maupun meditasi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Conscience&lt;/span&gt; yang sudah menguasai otak sangat diwajibkan untuk diperkuat dengan diberi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Superego&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al-Qur'an&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al-Hadits&lt;/span&gt;, agar kecerdasan hati terus menguasai kecerdasan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas muslim melakukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;over-lap&lt;/span&gt; dengan melupakan proses perenungan dengan langsung bergerak dari Level 0 menuju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Superego&lt;/span&gt;. Mungkin inilah jawaban mengapa Muslim Indonesia tidak Islami. Segala kewajiban maupun sunah agama hanya dilaksanakan bak ritual semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika segala kewajiban dan sunah Islam dijalankan dalam keadaan level 1, seorang manusia mulai menyadari bahwa segala gerak-geriknya diawasi oleh Allah SWT dan dicatat oleh para malaikat-malaikatnya, sehingga lahirlah rasa takut, yang sebenar-benar rasa takut hanya kepada Tuhan semesta alam. Individu ini lebih berhati-hati dalam bertindak, berucap, dan berpikir, individu yang telah berada di Level 2 pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Pyramid of Excellence&lt;/span&gt;, atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Level Ihsan I&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Khalik bukanlah Dzat yang melulu menakutkan saja, sebuah pepatah barat berbunyi "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;To know Me is to Love Me&lt;/span&gt;", kenalilah Tuhanmu, Tuhan yang memiliki 99 nama indah atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Asmaul Husna&lt;/span&gt;. Tuhan yang kita sembah ketika kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tawaf&lt;/span&gt; mengelilingi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ka'bah&lt;/span&gt; selayaknya darah mengeliling tubuh, bumi mengelilingi matahari, dan begitupun galaxi ini, seluruhnya mengagungkan kebesaran nama-namanya, karena sesungguhnya Dia Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pemelihara, Maha Pengampun, Maha Pemberi Rezeki, Maha Lembut, dan masih banyak lagi Nama-Nama Indah-Nya. Seorang individu di Level 2 akan berangsur-angsur merasakan jatuh cinta yang teramat dalam kepada Tuhannya, seakan-akan dia merasakan keberadaannya. Berlawanan dari Level 2, dimana individu ini merasa dia diawasi, sementara pada Level 3 ini, manusia ini dapat merasakan keberadaan-Nya, seakan-akan dapat melihat Allah semesta alam. Manusia di Level 3 ini adalah Ihsan II atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mystique Sufi&lt;/span&gt;, seorang mistikus cinta yang dimabukkan oleh keindahan Tuhan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh banyak Mistikus-mistikus cinta ini yang meninggalkan kelamnya dunia sehingga mereka cenderung mengabdikan dirinya sepenuhnya hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, sehingga sering kali mereka menanggalkan status sosial, harta, pasangan hidupnya, ataupun anak-anaknya. Padahal, sejarah menunjukkan betapa cerdasnya para sufi-sufi ini, kontribusi mereka kepada Tuhan telah meningkatkan kinerja hati mereka sehingga mencerdaskan intelektual mereka, karena pada hati kitalah sebenarnya Tuhan telah meniupkan 99 nama indah-Nya kepada diri kita. Suatu kecerdasan yang dapat menyelaraskan dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar khalayak banyak dapat mendapatkan kontribusi besar dari para sufi ini, para mistikus cinta ini wajib bergerak menuju Level 4 dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Pyramid of Excellence&lt;/span&gt; tersebut, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Level Corporate Sufi&lt;/span&gt;, seorang sufi yang bekerja pagi/siang/sore/malam dengan menjunjung tinggi prinsip &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Habluminannas&lt;/span&gt; atau pengabdian kepada masyarakat, dengan menggunakan energi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Habluminallah&lt;/span&gt; atau pengabdian kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua macam konsep sudah tersedia dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al-Qur'an&lt;/span&gt; agar para sufi Level 3 dapat bergerak menjadi Sufi Level 4, pertama adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rukum Iman&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Principles of Islam&lt;/span&gt;, dengan lebih mengartikan seluruh enam prinsip-prinsip ini menjadi konsep kinerja seperti yang diartikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The ESQ Way 165, Star Principle, Angel Principle, Leadership Principle, Learning Principle, Vision Principle, dan Well-Organized Principle&lt;/span&gt;, para sufi ini akan sadar betapa jelasnya arti dari dikirimnya mereka ke dunia bahwa memang sebagai wakil dari Tuhan, seperti halnya nama-nama indah Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep terakhir adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rukun Islam&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Actions of Islam&lt;/span&gt;, yang terdiri dari lima aksi-aksi yang diartikan oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The ESQ Way 165&lt;/span&gt; menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mission Statement, Character Building, Self-Control, Strategic Collaboration, dan Total Action&lt;/span&gt;. Pun bila kita menilik ke 2 dari 5 rukun Islam ini, ada kewajiban untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;membayar zakat&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;charity&lt;/span&gt; dan kewajiban menunaikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ibadah Haji&lt;/span&gt; apabila mampu, ini dapat diartikan bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Habluminannas&lt;/span&gt; adalah salah satu dari kewajiban para Muslim dalam berinteraksi di dunia, terutama para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Corporate Sufi&lt;/span&gt; ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus               kepada agama (Allah), (tetaplah) atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut               fitrahnya. (Itulah) agama yang lurus, namun kebanyakan manusia tidak mengetahui."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;              &lt;/span&gt;             &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(Alquran Surah Ar-Ruum ayat 30&lt;/span&gt;&lt;small&gt;)&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-8243097587953344487?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/8243097587953344487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=8243097587953344487&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/8243097587953344487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/8243097587953344487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2008/01/pyramid-of-excellence.html' title='The Pyramid of Excellence'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-8578175629616957926</id><published>2007-12-18T19:38:00.000Z</published><updated>2007-12-18T20:25:14.639Z</updated><title type='text'>Last Breath</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;From those around I hear a Cry,&lt;br /&gt;A muffled sob, a Hopeless sigh,&lt;br /&gt;I hear their footsteps leaving slow,&lt;br /&gt;And then I know my soul must Fly!&lt;br /&gt;A chilly wind begins to blow,&lt;br /&gt;within my soul, from Head to Toe,&lt;br /&gt;And then, Last Breath escapes my lips,&lt;br /&gt;It's Time to leave. And I must Go!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, it is True (But it's too Late)&lt;br /&gt;They said: Each soul has its Given Date,&lt;br /&gt;When it must leave its body's core,&lt;br /&gt;And meet with its Eternal Fate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh mark the words that I do say,&lt;br /&gt;Who knows? Tomorrow could be your Day,&lt;br /&gt;At last, it comes to Heaven or Hell&lt;br /&gt;Decide which now, Do NOT delay !&lt;br /&gt;Come on my brothers let's pray&lt;br /&gt;Decide which now, Do NOT delay !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh God! Oh God! I cannot see !&lt;br /&gt;My eyes are Blind! Am I still Me&lt;br /&gt;Or has my soul been led astray,&lt;br /&gt;And forced to pay a Priceless Fee&lt;br /&gt;Alas to Dust we all return,&lt;br /&gt;Some shall rejoice, while others burn,&lt;br /&gt;If only I knew that before&lt;br /&gt;The line grew short, and came my Turn!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And now, as beneath the sod&lt;br /&gt;They lay me (with my record flawed),&lt;br /&gt;They cry, not knowing I cry worse,&lt;br /&gt;For, they go home, I face my God!&lt;br /&gt;Oh mark the words that I do say,&lt;br /&gt;Who knows, Tomorrow could be your Day,&lt;br /&gt;At last, it comes to Heaven or Hell&lt;br /&gt;Decide which now, Do NOT delay !&lt;br /&gt;Come on my brothers let's pray&lt;br /&gt;Decide which now, do not delay ....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;By Zainal Abideen&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-8578175629616957926?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/8578175629616957926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=8578175629616957926&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/8578175629616957926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/8578175629616957926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2007/12/last-breath.html' title='Last Breath'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-8809206377778812064</id><published>2007-10-14T16:33:00.000+01:00</published><updated>2007-10-14T16:36:14.321+01:00</updated><title type='text'>Astaghfirullah</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: verdana;" class="cbox"&gt;Astaghfirullah&lt;br /&gt;-----------------&lt;br /&gt;Artist : Opick&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laa ilahaa’illa anta&lt;br /&gt;Ya hayyu ya qoyyum&lt;br /&gt;Subhanallah wabihamdihi&lt;br /&gt;Subhanallah hiladzim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka jendela pagi di udara yang letih&lt;br /&gt;Deru geram nyanyian jaman&lt;br /&gt;Bersama berjuta wajah kuarungi mimpi hari&lt;br /&gt;Halalkan segala cara untuk hidup ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafsu jiwa yang membuncah&lt;br /&gt;Menutupi mata hati&lt;br /&gt;Seperti terlupa bahwa nafaskan terhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, aladzim&lt;br /&gt;Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, aladzim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka jendela pagi dan dosapun menghampiri&lt;br /&gt;Suara jerit hati kuingkari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La ilaha illa anta ya&lt;br /&gt;Subhanaka inni kuntu&lt;br /&gt;Minallahdholimin&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!-- google_ad_client="pub-1692116143107428";google_alternate_ad_url="http://www.ilirik.com/alt.ads-song.html";google_ad_width=300;google_ad_height=250;google_ad_format="300x250_as";google_ad_type="image";google_ad_channel="";google_color_border="FFFFFF";google_color_bg="FFFFFF";google_color_link="333333";google_color_text="666666";google_color_url="CC0033";//--&gt; &lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-8809206377778812064?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/8809206377778812064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=8809206377778812064&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/8809206377778812064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/8809206377778812064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2007/10/astaghfirullah.html' title='Astaghfirullah'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-6449740834867171737</id><published>2007-10-07T14:31:00.000+01:00</published><updated>2007-10-14T16:40:29.850+01:00</updated><title type='text'>Tenggelamnya Partai Politik</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Demi (perhatikan) matahari dan cahayanya.&lt;br /&gt;Dan (demi perhatikan) bulan apabila mengiringinya  (ketika masuk matahari).&lt;br /&gt;Dan (demi perhatikan) siang apabila menerangi (ia akan kelam malam).&lt;br /&gt;Dan (demi perhatikan) malam apabila telah menutupinya  (akan siang harinya). Dan (demi perhatikan) langit dan Yang membangunnya  (iaitu Allah).&lt;br /&gt;Dan (demi perhatikan) bumi dan Yang menghamparkannya.&lt;br /&gt;Dan (demi perhatikan) jiwa dan Yang menyempurnakannya.&lt;br /&gt;Maka (lalu) diilhamkannya (oleh Allah jalan-jalan) kejahatan dan (jalan-jalan) takwa. Sungguhnya telah mendapat kemenanganlah orang yang  membersihkannya. Dan sungguhnya mendapat kerugianlah orang yang mengotorinya."&lt;br /&gt;(As-Syams 1-10) --Pada surah ini, satu-satunya Al-Qur'an bersumpah sebanyak tujuh kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sudah menjadi suatu keharusan bahwa manusia menginginkan kesejahteraan bagi sekelilingnya atau dalam konteks ke-ego-an, dirinya sendiri. Manusia, ataupun sekelompok manusia, bekerja dan berpikir dalam suatu tatanan kelembagaan, atau lebih besar lagi kancah kenegaraan. Demi mencapai hasil yang maksimal, suatu ideologi yang dihasilkan dalam suatu pemikiran harus dihidupkan dalam suatu sistem kenegaraan agar mencapai kesejahteraan bersama.    &lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Kesejahteraan bersama diperjuangkan oleh seorang yang dipilih bersama untuk menjalankan, mengembangkan (menjadi lebih baik), dan juga mempertahankan ideologi tersebut. Adalah suatu kesulitan besar apabila seluruh individu-individu yang ada pada negara tersebut menginginkan sebagai pemangku jabatan untuk menjalankan, mengembangkan, dan mempertahankan ideologi ini atau singkat kata Presiden negara tersebut. Maka diperlukanlah suatu Partai Politik untuk membawa ideologi dan calon presiden untuk negara ini, sebagai salah satu alasannya.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Tapi diperjalanan, partai-partai politik ini mayoritas telah melenceng dari garis amanah masyarakatnya. Sebagian besar dari mereka menggunakan kemampuan dan kelebihannya untuk menjatuhkan lawan dan merebut kekuasaan dengan cara yang tidak sehat apabila kita melihat kembali falsafah dari tujuan dibentuknya partai-partai politik ini.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Negara RRC sebelumnya berbentuk kerajaan sekitar ratusan tahun silam. Mereka menggunakan sistem fit and proper testing bagi pelajar-pelajar yang berprestasi untuk mendapatkan kesempatan agar mereka mendapatkan kesempatan untuk mengabdi kepada kerajaan. Walau saya tidak menyatakan mereka berhasil dengan sistem ini, tapi sistem ini mengesampingkan keberadaan partai politik. Apabila kita adaptasikan kepada sistem negara didewasa ini, ujian seperti apa yang dapat digunakan agar tidak ada lagi Parpol-parpol dengan visi dan misi bagus tetapi SDM yang menyedihkan dan bahkan menakutkan bagi intelektualitas ?&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; melalui salah satu lembaga pribadi telah melahirkan suatu penemuan yang sangat hebat, yaitu The ESQ Way 165. Ini adalah sistem pengenalan suatu inner-strength setiap individu yang berbasis pada Ihsan, Iman, dan Islam pada agama Islam. Semakin besar kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual seseorang tanpa disadari semakin meningkat pula kecerdasan intelektual orang tersebut.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;The ESQ Way 165 mengajak pesertanya untuk melaksanakan Zero Mind Process (ZMP) dimana seluruh potensi dalam diri peserta tersebut bergerak dengan napas ihsan, iman, dan islam, sehingga meningkatkan EQ, SQ, dan juga IQ-nya masing-masing setelah beberapa kali ikut serta, atau disingkat TQ.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Disiplin ilmu Psikologi telah melahirkan alat test untuk mengukur tingkat kecerdasan intelektual dan juga emosional seseorang. Dengan alat test ini, suatu lembaga memiliki tolok ukur dalam merekrut karyawannya. Apakah selama ini alat test tersebut telah menemukan SDM yang tepat ?&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Dengan menggunakan acuan ihsan, iman, dan islam, para psikolog dapat membuat suatu alat test yang lebih kuat dalam menilai suatu individu, karena bobot TQ mereka dapat diketahui nominalnya.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Apabila alat test ini sudah aktif dipergunakan sebagai tolok ukur suatu lembaga untuk mempekerjakan karyawannya, maka profit besar dapat dihasilkan oleh lembaga yang membutuhkan SDM ini, walau tergantung end result yang dikejar oleh lembaga tersebut.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;SDM ini apabila terus dikembangkan sedari anak-anak, maka negara tersebut akan memiliki sebuah generasi baru yang siap pakai. Terlebih lagi apabila ditambah dengan ilmu-ilmu dari dunia pendidikan formal dari negara tersebut.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Apabila negara dapat merekam sekumpulan individu-individu dengan tingkat TQ di atas rata-rata ditambah dengan nilai akademik yang memuaskan, mereka dapat di tempatkan pada masing-masing pos-nya sesuai dengan keinginan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-6449740834867171737?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/6449740834867171737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=6449740834867171737&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/6449740834867171737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/6449740834867171737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2007/10/tenggelamnya-partai-politik.html' title='Tenggelamnya Partai Politik'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-114810788839982629</id><published>2006-05-20T07:35:00.000+01:00</published><updated>2006-05-20T07:51:28.516+01:00</updated><title type='text'>Sistem Penguasaan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Helvetica;font-size:85%;"&gt;"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan (nasib) suatu kaum sehingga mereka (telah lebih dulu) merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri," (QS:13:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surah di atas menunjukkan bahwa apabila kita ingin merubah keadaan nasib bangsa kita, kita seharusnya merubah diri kita lebih dahulu. Surah ini-pun dapat diinterpretasikan bahwa apabila keadaan yang sudah sungguh sangat menekan pada suatu kaum, keadaan itu tidak akan berubah apabil kaum tersebut tidak mengambil keputusan untuk melakukan perubahan untuk mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dielakkan bahwa bangsa ini terlalu dimanjakan oleh alamnya, mereka akan selalu merasa berkecukupan dengan apa yang telah mereka miliki dan yang akan mereka dapatkan. Sementara di dunia luar, bangsa lain terus maju untuk pada suatu saat nanti mereka akan menjajah sendi-sendi ekonomi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum ini membutuhkan seseorang ataupun satu kelompok orang yang secara luhur akan memimpin mereka untuk melaksanakan perubahan bagi mereka. Karena apabila kita hanya menunggu kaum yang terlelap ini untuk berubah dengan sendirinya, itu akan memakan waktu yang tak akan kunjung datang sampai pada akhirnya SDA dan aset-aset ekonomi mereka sudah hilang termakan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi individu atau kelompok yang bersedia membimbing dan memimpin mereka ini, diperlukan bagi mereka suatu sistem yang kokoh agar tidak tertembus dari luar maupun rontok dari dalam. Sistem ini terdiri dari empat buah sektor, pertama adalah penguasaan SDA, kedua penguasaan aset-aset ekonomi, ketiga penguasaan sektor informasi, keempat dan terakhir adalah penguasaan sektor-sektor hukum dan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasaan SDA dan aset-aset ekonomi adalah syarat awal tapi sayangnya paling sulit untuk dapat terkuasai, karena dibutuhkan penguasaan modal yang tidak kecil. Karena apabila kedua-nya telah terkuasai, bukan tidak mungkin sektor informasi, hukum, dan politik akhirnya dapat dengan cukup mudah terkuasai pula. Dan pada akhirnya kaum tersebut dapat dibimbing dan dididik sebagaimana mestinya demi perubahan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-114810788839982629?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/114810788839982629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=114810788839982629&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114810788839982629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114810788839982629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2006/05/sistem-penguasaan.html' title='Sistem Penguasaan'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-114810666419643690</id><published>2006-05-20T07:10:00.000+01:00</published><updated>2006-05-20T07:31:04.420+01:00</updated><title type='text'>Pergolakan Pemuda Bangsaku</title><content type='html'>Semenjak bangsa ini mencanangkan kemerdekaannya, kualitas bangsa Indonesia secara keseluruhan dibidang pendidikan tidak kunjungnya terbenahi. Sayangnya negara ini hanya dirapihkan dipermukaan saja sampai saat ini, sebagai contoh apabila Ibukota Propinsi hanyalah sebagai tujuan pembenahan yang sebetulnya pun masih pula tersendat-sendat. Kita bisa bayangkan apa yang terjadi pada tingkat Kabupaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena yang ada pada Kabupaten adalah mereka hanyalah dipergunakan sebagai sapi perah oleh Propinsi, mereka tidak perlu maju demi aset-aset yang bisa dialirkan ke posisi Propinsi. Sehingga pembodohan yang terstruktur akan terus terbina demi memelihara kenikmatan Propinsi-Propinsi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Propinsi akan mendukung pemimpin Kabupaten yang seiman dengan mereka, Bupati yang tidak perduli dengan perubahan masyarakat secara vertikal dan horizontal, Bupati yang dapat dibeli dengan murah, dan Bupati yang "bodoh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolaang-Mongondow adalah salah satu contoh kongkret dari pembodohan massa yang terstruktur ini. Budaya hidup yang cukup sebagai petani dan nelayan dan hanya mengenyam pendidikan sampai bangku SD dibina terus oleh oknum-oknum yang berpikiran sempit ini. Apabila keadaan yang terus-menerus dijaga seperti ini, disuatu masa Kabupaten ini akan melahirkan produk-produk yang dapat suatu ketika akan bergolak. Mereka akan mempertanyakan keadaan yang menjepit dan menekan ini, dan bukan tidak mungkin apabila pertanyaan mereka tidak terpuaskan oleh mereka, mereka akan bergolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu keberuntungan bagi masyarakat ini karena produk mereka yang bergolak ini sangat perduli untung menentang pemerintah daerahnya. Tapi kita harus bisa melihat pemikiran mereka ini. Karena seperti yang sudah-sudah, ada dua macam individu yang bergolak untuk terus melawan, pertama mereka yang secara tulus ingin sekali perubahan demi saudara-saudara mereka, dan yang terakhir adalah mereka yang bergolak karena rasa cemburu akan kekuasaan. Yang terakhir ini apabila masanya telah tiba, mereka akan membuat suatu sistem chain reaction dimana mereka akan mengulang kembali apa-apa yang pernah dilakukan oleh pemerintahnya dimasa lampau. Produk ini akan berunjuk rasa dan melawan karena ingin mencari ketenaran agar berada di hati masyarakatnya karena "keperduliannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia hanya bisa terus berharap apabila produk gagal ini akhirnya berkuasa, dan terus berharap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-114810666419643690?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/114810666419643690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=114810666419643690&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114810666419643690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114810666419643690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2006/05/pergolakan-pemuda-bangsaku.html' title='Pergolakan Pemuda Bangsaku'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-114237843120749299</id><published>2006-03-14T23:19:00.000Z</published><updated>2006-03-14T23:20:31.293Z</updated><title type='text'>Akhirnya</title><content type='html'>&lt;p&gt;Akhirnya - Gigi&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;ku sadari akhirnya kerapuhan imanku&lt;br /&gt;telah membawa jiwa dan ragaku&lt;br /&gt;ke dalam dunia yg tak tentu arah&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;ku sadari akhirnya Kau tiada duanya&lt;br /&gt;tempat memohon beraneka pinta&lt;br /&gt;tempat berlindung dari segala mara bahaya&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;reff: oh Tuhan mohon ampun&lt;br /&gt; atas dosa dan dosa selama ini&lt;br /&gt; aku tak menjalankan perintahMu&lt;br /&gt; tak pedulikan namaMu&lt;br /&gt; tenggelam melupakan diriMu&lt;/p&gt;    &lt;p&gt; oh Tuhan mohon ampun&lt;br /&gt; atas dosa dan dosa sempatkanlah&lt;br /&gt; aku bertobat hidup di jalanmu&lt;br /&gt; tuk penuhi kewajibanku&lt;br /&gt; sebelum tutup usia kembali padaMu&lt;br /&gt; oh kembali padamu ohhh&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-114237843120749299?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/114237843120749299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=114237843120749299&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114237843120749299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114237843120749299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2006/03/akhirnya.html' title='Akhirnya'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-114237480586907856</id><published>2006-03-14T21:31:00.000Z</published><updated>2006-05-20T07:34:40.413+01:00</updated><title type='text'>Proses Melahirkan Diri Kembali</title><content type='html'>Manusia dilahirkan ke dunia menjadi sosok yang masih dalam keadaan bersih akan dosa-dosa. Seperti sebuah kertas yang bersih. Tak ada noda sama sekali. Ketika dalam masa pertumbuhannya, manusia diperjalanan akan berinteraksi dengan dunia luar, mereka akan belajar dari lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia memiliki pedoman hidup berbeda di tiap-tiap komunitasnya. Masing-masing memiliki acuan yang mereka tetapkan sendiri-sendiri atau mengadaptasi dari konsep yang sudah ada. Namun, apabila manusia terlalu terbebas membuat konsep pedoman untuk kehidupan berbangsanya tanpa mengetahui kadar yang baik dan buruk secara definisi yang luhur, si manusia yang dalam keadaan bertumbuh itu akan mengkonsumsi acuan yang ditetapkan tanpa perdebatan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa manusia tidak berdebat dengan pedoman yang ditetapkan ? Mungkin secara individu teramat sangat menguntungkan baginya. Sementara pedoman itu secara jangka panjang belum tentu value (nilai) yang dipersembahkan bagi mereka itu baik adanya, mungkin secara jangka pendek pedoman itu sangatlah menguntungkan. Tapi apakah kita benar-benar mengerti arti untung. Untung yang baik adalah dimana semua pihak terwakilkan keuntungannya, sementara untung yang hanya mewakili sebelah pihak tak bisa dikatakan untung. Lebih condong kearah buntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kemanakah kita harus berpijak agar semua pihak teruntungkan dan manusia yang terlahir di dunia terbentuk dengan pedoman yang baik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang psychology, ada terminologi-terminologi seperti Id, Conscience, Ego, dan Superego. Id adalah dorongan hawa nafsu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Conscience adalah hati nurani suatu individu untuk berkata dan bertindak untuk kebaikan. Ego adalah drive manusia untuk melakukan entah Id, atau Conscience, ataupun keduanya, tergantung yang mana yang paling kuat. Karena di dalam diri suatu individu, terjadi peperangan setiap harinya antara Id dan Conscience. Superego adalah norma atau acuan atau pedoman hidup di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke pembahasan tadi, apabila pedoman yang ada membuat individu terpuaskan atau teruntungkan tanpa memperhatikan khalayak orang banyak, maka ketamakan akan merajalela, saling sikut, perebutan kekuasaan, pembohongan maupun pembodohan akan selalu terjadi, di sini Id adalah penguasa Ego karena Superego yang dipilih atau terpilih. Di lain pihak, apabila Conscience menguasai Ego, maka kesinambungan, keharmonisan, kedamaian, dan kerjasama akan selalu terjadi. Tapi mungkinkah semua manusia memiliki Conscience yang berkuasa dalam dirinya masing-masing ? Silahkan baca berita hari ini dan esok. Segala kerusakan moral terjadi setiap hari tanpa kata henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pertanyaan kita mengarah tentang bagaimana cara membuat Conscience jauh lebih kuat daripada Id. Mari kita buka Superego yang kita anggap pedoman hidup, Al-Qur'an. Di situ tersurat perintah untuk berpuasa, baik Fardhu maupun Sunnah. Di sini saya hanya akan berbicara pada yang Fardhu, yaitu puasa Ramadhan 30 hari penuh selama sebelum matahari terbit sampai akhirnya tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bedah arti dari puasa dalam segi kejiwaan. Allah SWT memerintahkan kita berpuasa hanya pada saat dimana seharusnya ada matahari saja, adalah karena pada masa itu segala godaan untuk penguatan Id merajalela disetiap detiknya, disini jiwa kita banyak dilatih selama 30 hari penuh. Kalau anda merasa bosan dengan teori ini, sekarang kita perhatikan teori kejiwaan pada puasa yang satu lagi. Pernahkah anda melowongkan waktu anda untuk tidak berinteraksi dengan dunia sekitar dan hanya duduk sendiri dalam ruangan kosong ? Pada saat itu, ada pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari dalam diri anda mengenai hal-hal yang berhubungan dengan dosa anda kemarin dan hari-hari sebelumnya, apa tujuan anda hidup, mau berbuat apakah anda untuk hidup anda, dsb. Itulah masa dimana Conscience mulai lahir. Tapi apabila hari anda penuh, Superego -Al-Qur'an, menyediakan paket puasa 30 hari. Apabila anda melaksanakannya dengan penuh secara ikhlas, Conscience akan lahir kembali, atau anda terlahir Fitri (Fitrah) kembali. Conscience di sini benar-benar definisi yang sama dengan Fitrah. Ketika manusia belum terlahir ke dunia, mereka (Fitrah) telah bersaksi kepada Allah bahwa, "...Betul, kami bersaksi bahwa Engkau-lah Tuhan kami". Conscience (Fitrah) amat mengenali Allah, maka mereka akan selalu berkata kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi manusia adalah lupa. Id yang dimilikinya dapat membuat lupa akan kelahiran Conscience-nya itu. Beruntung Superego, Al-Qur'an, telah menyediakan paket charger baterei Conscience untuk tetap mempertahankan dominasinya pada Ego, yaitu paket Sholat Fardhu 5 waktu dalam sehari selama seumur hidupnya. Sebelum matahari terbit, ketika matahari tepat searah di atas kepala, sebelum sore, ketika menjelang matahari terbenam, dan ketika telah terbenam. Ketika terus di-charge agar selalu ingat, secara kejiwaan, sholat adalah full sacrifice to the One, kita merasa bahwa kita hina-dina, lemah, dan bodoh. Efeknya akan membuat manusia untuk tidak lupa di mana darat, di mana langit, selain mengenai kedisiplinan, dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Superego ini, maka Conscience akan selalu mendominasi Ego. Dan Id akan selalu terjajah karena Conscience yang kuat dan terjaga kekekalannya.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-114237480586907856?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/114237480586907856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=114237480586907856&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114237480586907856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/114237480586907856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2006/03/proses-melahirkan-diri-kembali.html' title='Proses Melahirkan Diri Kembali'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-113826803922164476</id><published>2006-01-26T09:33:00.000Z</published><updated>2006-03-14T23:18:09.536Z</updated><title type='text'>Untuk Kita Renungkan</title><content type='html'>&lt;pre&gt;UNTUK KITA RENUNGKAN&lt;br /&gt;--------------------&lt;br /&gt;EBIET G ADE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA MESTI TELANJANG&lt;br /&gt;DAN BENAR-BENAR BERSIH&lt;br /&gt;SUCI LAHIR DAN DI DALAM BATIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENGOKLAH KE DALAM SEBELUM BICARA&lt;br /&gt;SINGKIRKAN DEBU YANG MASIH MELEKAT O O OH&lt;br /&gt;SINGKIRKAN DEBU YANG MASIH MELEKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DU DU DU DU DUUU&lt;br /&gt;DU DU DU O O OH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANUGERAH DAN BENCANA&lt;br /&gt;ADALAH KEHENDAKNYA&lt;br /&gt;KITA MESTI TABAH MENJALANI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HANGAT CAMBUK KECIL&lt;br /&gt;AGAR KITA SADAR&lt;br /&gt;ADALAH DIA DIATAS SEGELANYA O O OH&lt;br /&gt;ADALAH DIA DIATAS SEGALANYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANAK MENJERIT JERIT&lt;br /&gt;ASAP PANAS MEMBAKAR&lt;br /&gt;LAHAR DAN BADAI MENYAPU BERSIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI BUKAN HUKUMAN&lt;br /&gt;HANYA SATU ISYARAT&lt;br /&gt;BAHWA KITA MESTI BANYAK BERBENAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMANG BILA KITA KAJI LEBIH JAUH&lt;br /&gt;DALAM KEKALUTAN&lt;br /&gt;MASIH BANYAK TANGAN YANG TEGA BERBUAT NISTA O O OH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN PASTI TELAH MEMPERHITUNGKAN&lt;br /&gt;AMAL DAN DOSA YANG KITA PERBUAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KE MANAKAH LAGI&lt;br /&gt;KITA KAN SEMBUNYI&lt;br /&gt;HANYA KEPADANYA KITA KEMBALI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAK ADA YANG BAKAL&lt;br /&gt;BISA MENJAWAB&lt;br /&gt;MARI HANYA RUNDUK SUJUD PADANYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DU DU DU DU DUUU&lt;br /&gt;DU DU DU O O OH&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-113826803922164476?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/113826803922164476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=113826803922164476&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/113826803922164476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/113826803922164476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2006/01/untuk-kita-renungkan.html' title='Untuk Kita Renungkan'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-113223723127658816</id><published>2005-11-17T13:50:00.000Z</published><updated>2005-11-17T14:20:31.573Z</updated><title type='text'>Indonesiana</title><content type='html'>Saya mengagumi satu sikap indah Mantan Presiden pertama kita (alm.)  Soekarno, beliau adalah seorang nasionalis kelas berat. Beliau menyadari betul apa yang dimiliki oleh negara yang diperintahnya pada saat itu. Sumber daya alam yang berlimpah ruah, kalau kata grup Koes Plus, "... bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala cukup menghidupimu, ikan dan udang menghampiri dirimu ...". Memang betul, kita memiliki kekayaan minyak, batubara, emas, perak, aluminium, tembaga,  dsb. Belum lagi di lautan, dan pesisirnya, kita memiliki pasir besi, hasil lautan, dan alkisah mengatakan kekayaan kekaisaran Cina dahulu kala, distribusi melalui kapalnya yang akan dikirim ke salah satu kerajaan di Nusantara karam di dasar laut kita yang nilai jualnya bermilyaran Rupiah mungkin. Tidak lupa dihitung keindahan alamnya yang terlalu banyak pilihan di setiap pulau yang kita miliki, ada yang mendunia, ada pula yang belum terdengar. Betul-betul devisa negara yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sumber daya alam, kita jelas memiliki sumber daya manusia yang tidak kalah kelas dengan dunia internasional. Sudah banyak juara olimpiade fisika, kimia, matematika, dsb, tercatat sebagai produk terbaik bangsa, belum lagi juara first step to noble prize yang sekarang mendapat beasiswa dari salah satu  instansi akedemik di Amerika, yang dilahirkan di Papua. Mereka yang dikirim atau mengirimkan dirinya sendiri ke luar negri untuk menuntut ilmu berhasil menunjukkan wajah Indonesia sebagai Macan Asia dalam bidang disiplin ilmu-nya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But what went wrong ? Kita kok hanya bisa menumbuhkan ekonomi sampai 5.5% saja. Bukankah SDA dan SDM cukup memadai untuk memproduksi sesuatu, baik dalam bentuk barang maupun wacana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang salah adalah SDM nya jelas, Allah memang sudah menyediakan alam, tetapi manusianya lah yang harus cermat dalam mendistribusikannya. Banyak dari SDM-SDM yang menuntut ilmu ke negri seberang tidak berhasil atau malah tidak ingin merubah Indonesia. Ada dua macam orang yang saya maksud ini. Pertama adalah self-centered Indonesian, dan kedua adalah Hypocrites Indonesian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Self-centered Indonesian adalah dia yang mencintai dunia dan kantungnya. Ketika dunia internasional mempercayai dirinya untuk duduk di instansi nya. Tanpa berpikir dua kali dia akan menerimanya, dengan alasan gaji, dan kedamaian. Memang standard gaji di Indonesia kecil sekali untuk otak sekaliber mereka, tetapi otak mereka mungkin saja dapat merubah standard gaji menjadi grafik naik. Memang juga kalau ingin gaji yang besar untuk sementara ini hanya ada di Jakarta saja, sementara Jakarta kelewat sumpek. Tetapi otonomi daerah sedang diberlakukan, bukan tidak mungkin peluang-peluang bisa di dapatkan tidak hanya di ibu kota saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hypocrites Indonesian. Ketika mereka masuk ke dalam sistem suatu negara maju di mana mereka sedang menuntut ilmu, mereka merasa bahwa ternyata Indonesia memiliki sistem yang bobrok, sehingga yakinlah mereka bahwa Indonesia memerlukan perubahan yang besar demi kelangsungan hidup bernegara.  Tetapi ketika mereka pulang kembali ke Indonesia, ternyata mereka malah membiarkan sistem itu berlarut-larut. Tidak ada inisiatif membantu merubah menuju kebaikan karena dapat menikmati sistem kotor itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan kita semua adalah nasionalisme Bung Karno dapat menjadi kenyataan, dan kita dapat selalu menyenandungkan lagu Koes Plus dihari-hari kita. Mungkin belum kita yang merasakan, tetapi insya Allah anak cucu kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-113223723127658816?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/113223723127658816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=113223723127658816&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/113223723127658816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/113223723127658816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/11/indonesiana.html' title='Indonesiana'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-112886914803089783</id><published>2005-10-09T15:17:00.000+01:00</published><updated>2005-10-09T15:48:12.570+01:00</updated><title type='text'>Islamnya si Ustadz Om Senang yang horny, matre dan galak</title><content type='html'>Banyak dijumpai di sekitar kita organisasi-organisasi Islam yang bertujuan sebagai wadah bagi mereka yang masih dalam keadaan ingin tau ataupun mereka yang senang berorganisasi secara Islami, tapi apakah pilihan mereka ini sudah benar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di seluruh dunia ini Islam menjadi korban dari kebiadaban dunia barat, mereka dengan berbagai cara mencoba mengapus Islam dari dunia ini, tidak lain karena faktor ekonomi sahaja. Sistem ekonomi yang diterapkan Islam tidak bisa membuat suatu negara dapat menjajah negara lain secara ekonomi, sehingga pemusnahan, pembantaian, dan pendoktrinan dilaksanakan secara berkala dan membabi buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena fenomena-fenomena ini, sekelompok manusia angkat senjata, mereka membangun semacam wadah yang berfungsi untuk menyerang balik mereka-mereka yang telah menyerang. Patut disayangkan yang diserang mereka benar-benar salah sasaran, mereka menyerang wanita, anak-anak, dan manula yang tidak ada sangkut pautnya dengan gerakan-gerakan yang telah terjadi kepada dunia Islam. Lebih parah lagi, ekonomi negaranya sendiri hancur karena gerakan anarkis yang mereka laksanakan itu. Sesungguhnya dengan otak, senjata dapat dikalahkan secara perlahan-lahan, hantam idealisme dengan idealisme, serang ilmu pengetahuan dengan ilmu pengetahuan, maka kemenangan secara Islami pun tak dapat terelakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, ada lingkup kecil mengenai organisasi-organisasi Islam yang bergerak hanya untuk hal-hal duniawi saja. Sebagai contoh, suatu lembaga pengajian, sebut saja X, memperkenalkan pengajiannya di desa ataupun kota secara cuma-cuma, sistem marketing ini lazim, karena produk yang baru tidak terlalu dikenal oleh masyarakat, tetapi target pasar manakah yang tepat untuk menjual produknya ? Jawabannya, orang desa yang tidak berpendidikan dan orang kota dari kalangan ekonomi menengah ke atas yang ingin belajar Islam. Gerakan mereka cukup tenang awalnya, mereka perkenalkan Islam sebagai agama yang sangat berbeda dengan ajaran guru sekolahnya ataupun guru ngajinya ketika kecil, secara pelan-pelan mereka buat takjub murid-muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seekor anjing telah terbiasa makan di rumah itu dan tidur di rumah itu, maka jinaklah akhirnya. Maka setelah beberapa lama gerakan sebenarnya pun terjadi, tapi patut disayangkan mereka terlanjur buta. Untuk mereka yang memiliki kelebihan rizki, tanpa ragu akan menurut untuk membagi hartanya kepada si Ustadz, untuk wanita yang cantik tanpa ragu diajak bersetubuh dengan si Ustadz, untuk laki-laki yang muda dan kuat tanpa ragu mau disuruh menyerang individu atau kelompok-kelompok yang mereka anggap haram keberadaannya. Mereka akan selalu buta hati dan pikiran, sementara si Ustadz puas tersenyum dengan perut buncitnya dan nafsu yang selalu dapat terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, sudah jelas seberapa besar zakat yang wajib disisihkan untuk fakir miskin dan yatim piatu, sudah jelas bahwa zinah itu haram adanya, apabila menggunakan nama polygami, sudah adilkah cara menikahkan wanita itu, dan sudah adilkah cara menghidupi wanita itu ? Sudah pasti seperti salah satu artis Indonesia tidak dapat berkata, wanita membutuhkan pengakuan akan dirinya, sementara perkawinannya saja dirahasiakan, inikah adil ? Untuk hal-hal yang anarkis, ini sudah jelas bertentangan dengan Islam, padahal dengan ideologi dan ilmu pengetahuan sudah jauh lebih dari cukup dari senjata dan pukulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memerlukan suatu sistem pendidikan Islam yang baku dan tidak monoton, sebelum kita kehilangan orang-orang yang kita sayangi, entah hilang di dunia ataupun hilang di akhirat. Sampai kapan kita coreng muka kita sendiri dan sampai kapan kita mau tercerai-berai di antara sekat-sekat yang kotor ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-112886914803089783?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/112886914803089783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=112886914803089783&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/112886914803089783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/112886914803089783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/10/islamnya-si-ustadz-om-senang-yang.html' title='Islamnya si Ustadz Om Senang yang horny, matre dan galak'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-111254505748900293</id><published>2005-04-03T16:58:00.000+01:00</published><updated>2005-04-09T13:41:18.600+01:00</updated><title type='text'>Generasi McDonald</title><content type='html'>Jaman Pencahayaan atau The Age of Light adalah jaman yang penuh dengan keterbukaan, segala budaya dan adat istiadat diperbolehkan menyeberangi samudera dan agama. Setiap manusia dapat dengan mudah mengetahui, mempelajari dan juga menyandang segala sistem dan perkembangan yang telah ada atau sedang dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa sekarang ini, kepribadian generasi muda sudah semakin merata secara general di seluruh pelosok bumi, mereka melupakan apa yang namanya arti sesungguhnya jerih payah dan kesabaran itu, karena segala hal di dunia ini sudah semakin instant saja, ditambah dengan adanya penemuan terbesar abad ini yaitu internet, mereka semakin menuntut segalanya semakin mudah dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya namakan generasi mereka ini generasi McDonald, mereka sudah jarang menggunakan nalar dan kemauan. Mereka lebih banyak menuntut pada hal-hal yang sebenarnya tidak bisa direalisasikan secara instant, dan juga jiwa berjuangnya sudah semakin berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah dengan perkembangan jaman ini, tapi yang salah adalah cara mereka menerima dan menanggapinya, mereka terlalu memukul rata situasi dan kondisi agar seimbang dengan suasana yang berkembang dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada faktor beragama, banyak dari mereka yang memilih untuk atheis karena mereka menginginkan agar Tuhan berada di depan mata mereka dan berbicara langsung dengan mereka disaat dibutuhkan. Pribadi amoral ini sudah semakin membudaya karena mereka merasa religi sudah tidak seimbang lagi dengan science, sementara tidak semua religi dapat digolongkan tidak selaras dengan science.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergeseran moral ini sudah semakin sulit diselamatkan karena perkembangan teknologi yang begitu cepat tidak diseimbangkan dengan peng-go public-an agama. Sehingga semakin bertambahnya generasi baru di dunia ini, semakin merosotnya moral, nalar, dan perjuangan generasi itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-111254505748900293?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/111254505748900293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=111254505748900293&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/111254505748900293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/111254505748900293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/04/generasi-mcdonald.html' title='Generasi McDonald'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-111220450730931167</id><published>2005-03-30T18:21:00.000+01:00</published><updated>2005-03-30T18:44:00.880+01:00</updated><title type='text'>Nasution</title><content type='html'>Nasution adalah salah satu marga yang berasal dari Tapanuli Selatan, di daerah Sumatera Utara. Sejarah kelahiran ini tergolong unik, jumlah populasinya tidak sebesar marga-marga lainnya dari daerah Sumut. Karena jumlah kami baru 13-15 generasi banyaknya. Perkiraan awalnyapun baru sekitar 400-600 tahun umur dari marga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara Anthropology, masyarakat Batak tempo dulu hingga sekarang amat sangat keras dan fanatik akan arti dari sebuah marga. Adalah suatu kebesaran dan kebanggaan apabila sesorang menyandang sebuah marga dari daerah Batak. Walau pada masa sekarang-sekarang ini, tingkat fanatisme-nya sudah melembek karena adanya faktor agama, keterbukaan, dan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sekitar 400-600 tahun lalu, gelombang migrasi dari antar pulau maupun negara telah terjadi di daerah Tapsel, hampir seratus masyarakat Cina datang untuk mengadu nasib di daerah tersebut, mereka mendarat di hulu sungai yang mereka beri nama Sungai Singkuang, yang berarti "Perlabuhan Baru". Tidak hanya bangsa Cina, beberapa masyarakat India, Arab, dan suku Bugis, walau jumlahnya tidak sebesar masyarakat Cina yang datang ke daerah Tapsel, pun ikut berusaha mengadu nasib di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi karena adat yang telah lama dibina oleh warga Batak di sana membuat mereka cukup sulit untuk mendapatkan sesuatu. Masyarakat suku Batak, tidak mentolerir mereka-mereka yang tidak memiliki marga Batak. Sehingga tidak ada yang mau berdagang dengan mereka, tidak ada yang mau mengawini anak mereka dengan mereka yang pendatang, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga datang pada suatu masa, seorang laki-laki yang terkenal sakti, karena pada masa lalu Nusantara terkenal dengan penduduknya yang kaya akan kemampuan mistis, tenaga dalam, dsb. Laki-laki ini sampai sekarang tidak diketahui asalnya, mungkin Aceh, Jambi, Padang, ataupun kepulauan lain, mengajak mereka semua yang ingin sekali menetap agar sama-sama membuat satu marga. Sehingga pada akhirnya Orang Yang Sakti ini pun menciptakan sebuah Marga yang berasal dari kata Yang Sakti, yang bila diartikan ke bahasa Tapanuli Selatan berarti Nasaktion, yang pada suatu masa diubah menjadi Nasution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasution yang berasal dari Mandailing Godang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-111220450730931167?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/111220450730931167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=111220450730931167&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/111220450730931167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/111220450730931167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/03/nasution.html' title='Nasution'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-110997219389676993</id><published>2005-03-04T21:21:00.000Z</published><updated>2005-03-04T21:43:13.820Z</updated><title type='text'>Pergi adalah Kembali....</title><content type='html'>Hari ini telah berpulang seorang Ayahanda dari teman serumah saya. Suasana haru benar-benar terasa di rumah ini, walau kita hanya bertiga, tetapi kita sudah mengenal satu sama lain selama hampir 2 tahun lamanya, maka sudah jelas apabila segala rasa susah dan senang kita selalu rasakan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya ini berkebangsaan Yunani, secara nasional agama mereka adalah Nasrani, tetapi teman saya lebih memilih pada atheis. Dimana Tuhan dan hari akhir adalah khayalan belaka bagi mereka. Tetapi jalan pikirin ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya, membuat teman saya terjelembab di hari ini, dia tidak mengetahui ke mana Ayahnya pergi di hari ini ? Kapan giliran dia merasakan ketidak jelasan ini ? Susahkah suasana apabila nyawa sudah tidak di kandung badan lagi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kesal, sedih, marah, kecewa, dan tidak merasakan keadilan menghantui perasaannya. Tidak ada doa yang ia kenal, tidak ada budaya atau adat yang ia dapat lakukan. Pada saat menjelang tidur ketika sedang berselimut, dia pasti akan berandai-andai betapa tak bermaknanya hidup itu, betapa terangnya awal dan gelapnya akhir itu. Mereka akan berlomba-lomba menjaga kesehatan mereka, memperkaya diri mereka, dan merasa tidak aman dikala mereka sudah menua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah betul manusia yang begitu sempurna dibanding makhluk lainnya itu tidak memiliki kesempatan ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-110997219389676993?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/110997219389676993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=110997219389676993&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110997219389676993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110997219389676993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/03/pergi-adalah-kembali.html' title='Pergi adalah Kembali....'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-110993724297512298</id><published>2005-03-04T11:40:00.000Z</published><updated>2005-03-04T11:56:50.616Z</updated><title type='text'>Uang Segalanya ?</title><content type='html'>Untuk beberapa manusia, uang itu adalah hal utama yang harus dicari, karena dengan semakin banyak jumlah yang didapat, semakin tenang hidupnya, atau perlu semakin mudah hidupnya dan semakin berkelas tingkat sosialnya. Kalau kita berpikir bahwa uang itu untuk mendapatkan hal-hal yang di atas tadi, akan susah hidup kita apabila uang menjauh dari kita, hasrat untuk mendapatkan uang menjadi mengebu-gebu, dan pada akhirnya jalan pintas pun diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These corruptable people, hanya menjadi benalu dan racun di masyarakat, mereka merasa segala masalah yang ada di depan mata dapat terbayar dengan uang semata, baik itu berupa barang yang sudah terbeli atau masih berbentuk uang. Atau dengan kekayaan yang mereka miliki ini, mereka merasa dapat membeli orang lain, membeli kebebasan atau harga diri orang-orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala aspek di dunia ini, baik itu politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, dsb, haruslah digabung dengan akhlak dan iman yang tinggi, karena apabila masing-masing berjalan dengan sendiri, kemiringan aspek yang berlarut-larut yang berbuntut pada kekosongan, kebohongan, dan kebodohan pun akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah orang bebas, di bawah kitab suci saya, saya terlahir tanpa kekangan apapun dari manusia lainnya, tidak karena selimut yang menghangatkan di malam hari ataupun pasta yang mengenyangkan perut di kala dingin dapat membuat saya ataupun keluarga saya dapat diludahi dan pada akhirnya dibayar dengan materi agar ludah itu mengering di hati kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-110993724297512298?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/110993724297512298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=110993724297512298&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110993724297512298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110993724297512298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/03/uang-segalanya.html' title='Uang Segalanya ?'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-110821446581771471</id><published>2005-02-12T12:44:00.000Z</published><updated>2005-02-12T14:23:30.326Z</updated><title type='text'>Untuk Apa ?</title><content type='html'>Ketika manusia yang sudah menapak menjadi dewasa, walau kedewasaan tidak dinilai dari berapa umurnya, dia mulai bertanya apakah arti hidup itu. Dia mulai berpikir, bertanya, dan berandai, mengapa saya harus sekolah, kuliah, kerja, menikah, dan pada akhirnya mati, meski mati bisa ditaruh diurutan manapun. Apa jadinya bila manusia mati ? Apakah kita akan hilang in a thick air somewhere around this universe ? Apabila saya lahir dari ibu saya dan ibu saya lahir dari ibunya. Maka dari manakah manusia pertama lahir ? Manusia jauh berbeda dari hewan, kita memiliki potensi fisik dan mental lebih maju dari hewan apalagi tumbuhan. Kalau segala sesuatu di dunia ini ada awal dan akhir, maka bumi ini pun akan ada akhir. Apa jadinya kalau bumi ini dan planet-planet lainnya berakhir ? Apakah dengan kapal antariksa kita akan menjelajahi seluruh universe ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang manusia yang sudah bekerja, dia akan menghabiskan hari Senin sampai Jumatnya untuk banting tulang dan peras keringat untuk uang, dan pada hari Sabtunya dia akan menghabiskannya untuk kesenangan dunia, dan hari Minggunya untuk istirahat untuk memulai kembali roda kehidupannya hingga akhirnya dia kehilangan produktifitas kerjanya. Dan setelah dia memiliki uang banyak sekali, dan dia belanjakan untuk hal yang sama terus menerus. Mulai muncul dipikiran, apa lagi yang bisa saya lakukan dengan uang ini ? Uang mulai terasa hambar dan tak berguna bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncul dibenak mengapa berkesan tak berguna hidup ini. Untuk beberapa orang, mereka akan mengambil kesimpulan bahwa, selagi hayat masih dikandung badan, ini kesempatan kita untuk menikmati (dengan cara yang amoral) hidup. Apakah memang benar kita dilahirkan di dunia untuk berlaku destruktif ? Padahal ada banyak manusia yang mendapat potensi fisik dan mental yang baik. Apakah manusia-manusia ini dilahirkan untuk berlaku demikian ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hidup ini kita selalu dihadapkan pada dua pilihan, jalan benar atau sebaliknya. Di bawah hukum yang berlaku, kita diwajibkan berlaku benar. Tapi apakah hukum dapat memayungi seluruh lapisan masyarakat dan seluruh kebenaran. Dan apakah definisi benar itu sebenarnya ? Seorang teman saya, sebut saja si A. Terbiasa berbohong untuk setiap perkataannya selama hidupnya, sampai pada suatu masa dia sendiri tidak dapat mengukur tingkat kebohongan itu. Apakah hukum dapat bertindak pada si A yang sedang berbohong pada si B, di dalam ruangan tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum dilahirkan dari adanya norma-norma baik. Tapi dari manakah norma-norma baik itu ? Apakah sekelompok manusia pada suatu masa duduk bersama membahas apakah norma-norma baik itu ? Padahal setiap manusia punya kepentingan buruk untuk kesenangan sesaatnya selama masih hidup di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali keseluruh pertanyaan yang ada. Terambil kesimpulan bahwa, Dia memang ada, Dia yang telah membawa cahaya ke dalam kegelapan, Dia yang menuntun si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;buta&lt;/span&gt;, si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bisu&lt;/span&gt;, si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tuli&lt;/span&gt;, dan si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kusta&lt;/span&gt; dengan cara-Nya yang mengagumkan. Dia sediakan dua jalan berbeda dengan kompensasi yang berbeda pula, agar kita tau apa arti hidup ini. Dia sediakan potensi-potensi yang ada untuk kepentingan hayat hidup orang banyak. Dia janjikan keindahan tak berakhir, apabila kita mau menyisihkan sebahagian uang kita untuk mereka yang tidak memiliki potensi-potensi seperti yang lainnya. Dia yang menghukum segala hal yang salah walau sudah terhukum oleh manusia atau belum di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah Allah, yang mengirim Al-Qur'an untuk kamu yang bertanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;"Read! Your Lord is the Most Bountiful one who taught by the pen, who taught men what he did not know". (Al-'Alaq:1-5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"With Him are the keys of the Unseen, the treasures that none knoweth but He. He knoweth whatever there is on the earth and in the sea. Not a leaf doth fall but with His knowledge: there is not a grain in the darkness (or depths) of the earth, nor anything fresh or dry (green or withered), but it is (inscribed) in a Record clear (to those who can read)". (Al-An'am:59).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-110821446581771471?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/110821446581771471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=110821446581771471&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110821446581771471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110821446581771471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/02/untuk-apa.html' title='Untuk Apa ?'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10767036.post-110812737398946785</id><published>2005-02-11T12:35:00.000Z</published><updated>2005-02-12T15:36:39.463Z</updated><title type='text'>Munafik Yang Memuakkan...!!!!</title><content type='html'>Terlalu lama Indonesia terbakar dengan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme-nya. Era reformasi melahirkan banyak perubahan di Indonesia, mulai dari kebebasan pers, kebebasan kelahiran partai-partai politik, tokoh-tokoh baru, dan lain sebagainya. Tapi semangat baru kita ini mulai menjorok kepada ketololan. Parpol-parpol dan tokoh-tokoh baru ini banyak yang mengatas-namakan semangat demokrasi dan reformasi tapi masih saja mengorek borok yang sama. Tokoh-tokoh baru ini dengan tololnya mencap mukanya dengan tinta tebal yang bertuliskan "MUNAFIK". Tanpa rasa malu dan bertanggung jawab merasa saatnya giliran mereka yang tidak sempat kebagian pada rezim drakula orde baru untuk berkreasi dan inovasi dalam menggali sumber daya-sumber daya yang ada untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebelum mereka duduk di sana, mereka berjanji pada istri dan anaknya untuk melakukan perubahan-perubahan untuk kebaikan masyarakat. Memang dasar orang Indonesia, ibarat disuguhkan wanita cantik di depan mata, pasti pada akhirnya jatuh mental mereka. Pada saat mahasiswa mereka berteriak-teriak hingga luka di pita suara, tapi senatnya malah korupsi uang dari dekannya, hingga pada saatnya mereka berada di lingkaran birokrasi, "rollercoster effect" pun terjadi, lagi. Memang sudah ada di gen orang Indonesia, LUPA, SOK PEDULI dan SOK BISA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mendapat jabatan mereka akan menggong-gong dengan mengatas-namakan diri "Oposisi", bila dapat, mereka akan jadi drakula generasi baru. Penyakit kronis yang meradang selama bertahun-tahun lamanya. Jangan salahkan Belanda yang menjajah selama 350 tahun, jangan salahkan Bung Karno yang ingin jadi Presiden seumur hidupnya, jangan salahkan Suharto yang rajin keliling nusantara untuk menyayangi anak-anaknya, jangan salahkan mereka. Tapi kita yang bersalah yang hanya ingin, ingin, dan ingin tanpa berpikir jernih. Negeri Titanic ini sudah bukan kapal besar yang nahkodanya kelimpungan bagaimana caranya agar tidak tenggelam, ini adalah getek lusuh yang bocor di sana-sini, di mana isinya rebutan mau setir getek untuk mancing ikan di lautan yang kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangis ? Ya memang itu saja yang bisa kita lakukan. Berdarah ? Sudah mandi darah kita selama ini. Belum puas ? Entah sampai kapan kemunafikan ini merajalela. Mulai dari diri sendiri dari hari ini. Jangan berharap orang lain bisa memberi apa untuk diri kita. Harapkan potensi mental dan fisik kita untuk getek ini. Mulai dari organisasi sekecil-kecilnya untuk menegakkan demokrasi, keadilan, dan transparansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin di bawa ke manakah Indonesia kawan ???????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10767036-110812737398946785?l=rizk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizk.blogspot.com/feeds/110812737398946785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10767036&amp;postID=110812737398946785&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110812737398946785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10767036/posts/default/110812737398946785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizk.blogspot.com/2005/02/munafik-yang-memuakkan.html' title='Munafik Yang Memuakkan...!!!!'/><author><name>Rizqi Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06535104608383493758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
